Lokasi syuting Harry Potter di Oxford yang patut dikunjungi pada tahun 2026
6 Lokasi Syuting Harry Potter yang Wajib Dikunjungi di Oxford
Lokasi syuting Harry Potter di Oxford yang patut dikunjungi
Ada sekitar 42 tempat di seluruh dunia yang bernama “Oxford,” tetapi hanya satu yang digunakan sebagai lokasi syuting dalam serial Harry Potter. Jika Anda penggemar Harry Potter, berikut adalah daftar lokasi syuting di Oxford yang wajib dikunjungi dan tidak boleh Anda lewatkan! Lokasi-lokasi ini tidak hanya menawarkan momen-momen ajaib, tetapi juga menonjolkan nilai sejarah dan arsitektur yang penting, serta memiliki relevansi pendidikan yang kuat. Mari kita simak 6 lokasi utama yang menghidupkan keajaiban Harry Potter di Oxford!
1. Christ Church College
Apakah Anda ingat adegan ikonik dalam 15 menit pertama film “Harry Potter dan Batu Bertuah” ketika Harry, Ron, Hermione, dan siswa-siswa tahun pertama lainnya yang masih muda dan mata mereka berbinar-binar menaiki tangga sebelum diantar ke Upacara Pemilihan? Ya, tangga batu yang indah itu, bagian dari Grand Staircase yang menakjubkan, benar-benar ada di Christ Church College. Segera setelah menaiki tangga terkenal itu, para siswa akan memasuki ruang makan yang menjadi inspirasi untuk set Aula Besar di Warner Bros. Studios. Ruang makan aslinya, dengan meja-meja besar, langit-langit tinggi, dan desain megah, berfungsi sebagai referensi visual bagi para pembuat film. Anda mungkin bertanya-tanya mengapa mereka tidak syuting di lokasi aslinya. Jawabannya terletak pada kebutuhan untuk melindungi tempat tersebut dan fakta bahwa ruang makan yang sebenarnya tidak dapat memenuhi persyaratan teknis atau menampung produksi film berskala besar. Christ Church College adalah salah satu kolese paling terkenal di Universitas Oxford. Kolese ini didirikan pada tahun 1546 oleh Raja Henry VIII dan, meskipun bukan yang tertua, telah memainkan peran penting dalam sejarah Oxford, baik secara akademis maupun budaya.
2. Perpustakaan Bodleian
Salah satu perpustakaan tertua dan paling terkenal di Eropa, yang terletak di Universitas Oxford, juga tampil dalam beberapa film Harry Potter. Bahkan, bagian dari perpustakaan tersebut, yaitu Divinity School, digunakan sebagai Ruang Perawatan Hogwarts. Anda mungkin ingat adegan Harry terbaring di sana setelah kecelakaan sapu terbang dalam film pertama seri tersebut. Langit-langit berkubah yang rumit dan lengkungan batu sangat cocok untuk adegan-adegan di sayap rumah sakit. Elemen-elemen tersebut menjadi latar yang sempurna untuk adegan medis dan menambah suasana magis Hogwarts. Selain itu, Perpustakaan Duke Humfrey berfungsi sebagai Perpustakaan Hogwarts, tempat Harry dan Dumbledore mencari informasi tentang Horcrux Voldemort pada film tahun 2009, “Harry Potter and the Half-Blood Prince”. Rak-rak buku yang mengesankan dan desain bersejarahnya menjadikan tempat ini latar yang ideal untuk adegan-adegan tersebut.
Sir Thomas Bodley mendirikan Perpustakaan Bodleian pada tahun 1602. Tujuannya adalah untuk berfungsi sebagai perpustakaan penelitian bagi Universitas Oxford. Perpustakaan ini menyimpan koleksi yang sangat luas, lebih dari 13 juta item, termasuk buku, manuskrip, peta, dan bahan-bahan lainnya. Tempat ini benar-benar merupakan gudang harta karun pengetahuan dan sejarah. Bahkan jika perpustakaan ini tidak ditampilkan dalam film, tempat ini tetap wajib dikunjungi untuk menjelajahi arsitekturnya yang indah dan sejarahnya yang kaya.
3. New College
Sangat bertolak belakang dengan namanya, New College justru merupakan salah satu perguruan tertua di Oxford, dengan sejarah yang telah berlangsung lebih dari 600 tahun. Arsitektur Gotiknya yang menakjubkan sangat selaras dengan dunia magis Hogwarts. New College Cloisters digunakan sebagai koridor-koridor Hogwarts dan tampil dalam beberapa adegan di sepanjang film-film tersebut. Banyak percakapan antara Harry dan siswa lainnya, saat mereka berjalan menuju kelas, difilmkan di bawah lengkungan batu yang rumit di jalan setapak tertutup ini.
Salah satu adegan paling berkesan dan lucu dari “Harry Potter and the Goblet of Fire” (2005) terjadi di halaman New College. Momen yang kacau namun lucu ini difilmkan di halaman kampus yang indah. Pohon ek Luccombe yang megah, tempat Draco duduk, dikelilingi oleh bangunan batu bersejarah. Dalam adegan ini, Mad-Eye Moody, yang menyamar sebagai Profesor Moody, mengubah Draco Malfoy menjadi seekor musang, yang kemudian bersembunyi di dalam celana Vincent Crabbe, sehingga membuat penonton tertawa.
Pastikan untuk menjelajahi New College di Oxford – tamannya, yang berasal dari abad ke-14, dianggap sebagai salah satu tempat paling tenang dan menawan di seluruh Oxford.
Ayo jelajahi rahasia syuting Harry Potter bersama kami!
Tur berpemandu
Tur Harry Potter Oxford
Masuki dunia sihir Harry Potter di dunia nyata dan kunjungi lokasi-lokasi syuting yang digunakan untuk franchise film sihir ini di Oxford. Lihatlah Oxford dari sudut pandang karakter Harry Potter dan bandingkan kehidupan siswa di Hogwarts dengan pendidikan di Oxford.
Tur Jalan Kaki Berpemandu
Tur Jalan Kaki Oxford
Pesan tur Jalan Kaki Oxford ini dan kunjungi salah satu universitas paling terkenal di Inggris. Pemandu Alumni Anda akan memberikan wawasan tentang universitas bergengsi Oxford dan kota itu sendiri. Anda juga akan mengunjungi lokasi film Harry Potter dalam tur Oxford berpemandu ini.
4. Magdalen College
Lanskap indah Magdalen College sangat mirip dengan beberapa bagian dari kompleks Hogwarts dan memainkan peran yang halus namun penting dalam membentuk estetika keseluruhan Hogwarts. Anda pasti akan mengingat menara kampus ini, yang terasa mirip dengan latar belakang dalam beberapa adegan. Serambi-serenginya mencerminkan suasana lorong-lorong Hogwarts, seperti saat Harry, Ron, dan Hermione berkali-kali berjalan melintasi area Hogwarts. Suasana kampus ini selaras dengan latar magis Turnamen Triwizard. Magdalen College terkenal dengan kapel dan menara ikoniknya, yang dikelilingi oleh taman rusa yang tenang.
Fakta menarik: Ada istilah yang disebut “Efek Magdalen”, yang menggambarkan tingginya prestasi intelektual dan akademis di antara para mahasiswanya. Salah satu alumni Magdalen College yang paling terkenal adalah Winston Churchill, yang pernah menjadi mahasiswa di sana pada akhir abad ke-19.
5. Radcliffe Camera
Tidak, Radcliffe Camera tidak dinamai berdasarkan nama Daniel Radcliffe, aktor Harry Potter. Sebaliknya, nama tersebut merujuk pada John Radcliffe, seorang dokter yang memesan pembangunan gedung melingkar yang menakjubkan ini pada tahun 1737 untuk menyimpan buku-buku kedokteran dan karya-karya ilmiah. Meskipun bukan lokasi syuting, kehadirannya yang ikonik menyatu dengan sempurna dalam inspirasi visual untuk Hogwarts. Radcliffe Camera muncul dalam banyak adegan pembuka dan sering digunakan untuk menggambarkan kemegahan Hogwarts dalam bidikan udara sudut lebar. Arsitektur Hogwarts yang sebenarnya dalam film merupakan perpaduan antara lokasi dunia nyata dan citra yang diciptakan secara digital. Contoh utama dari citra yang diciptakan secara digital ini adalah pembuatan sapu terbang, mantra sihir, dan makhluk ajaib seperti Hippogriff, yang semuanya dibuat menggunakan teknologi digital.
6. Pub The Eagle and Child
Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa seorang penggemar Harry Potter harus mengunjungi sebuah pub? Saat berada di Oxford, kami menyarankan Anda mampir ke tempat di mana semuanya bermula. Pub The Eagle and Child adalah tempat di mana Inklings—sebuah kelompok penulis dan mahasiswa Oxford—sering berkumpul. C.S. Lewis, salah satu anggotanya, terkenal berkat “The Chronicles of Narnia”, sebuah seri yang disukai Rowling sejak kecil. J.R.R. Tolkien, anggota terkenal lainnya, juga sering mengunjungi pub tersebut. Meskipun Rowling belum pernah mengatakan bahwa Tolkien memengaruhinya, patut dicatat bahwa jenis sastra anak-anak modern ini (yang mengeksplorasi pertarungan antara kebaikan dan kejahatan) bermula di Oxford. Suasana dan keindahan kota ini jelas turut menginspirasi dunia sihir Harry Potter.
Berencana mengunjungi Oxford dalam waktu dekat?
Baca dulu tips penting untuk berkunjung ini!